KALKULATOR KEHAMILAN

Kalkulator kehamilan ini bisa Anda gunakan untuk menghitung usia kehamilan saat ini. Perlu Bunda ketahui bahwa menghitung usia kehamilan adalah dari hari pertama haid terakhir atau HPHT, bukan dari usia pernikahan. Ini harus difahami karena banyak para Bunda yang kurang memahaminya.

Bahkan bagi sebagian orang awam hal seperti ini menjadi masalah manakala ada usia kehamilan seorang wanita yang lebih tua dari usia pernikahannya, karena mereka mengira wanita tersebut sudah hamil sebelum menikah. Namun sebenarnya tidak seperti itu, karena sekali lagi usia kandungan dihitung dari kapan hari pertama haid terakhir (HPHT) Bunda.

Silahkan masukkan HPHT Bunda berupa 2 digit angka pada kalkulator kehamilan di bawah, misal HPHT Bunda adalah 7 Maret 2016, Masukkan 07 dalam kolom tanggal dan masukkan 03 dalam kolom bulan. Sedangkan untuk siklus haidnya boleh Bunda isi ataupun tidak. Hasil yang didapatkan dari kalkulator ini hanya perkiraan secara umum saja, untuk mendapat hasil akurat tentu Bunda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter kandungan.

 

 

Hari Pertama Haid Terakhir

(HPHT)

Tanggal (DD)

Bulan (MM)

Tahun (YYYY)

Lama Siklus Haid Rata-rata

Boleh tidak diisi

(22 – 45 hari)

*Umumnya 28 hari

Perkiraan Pembuahan
Perkiraan Usia Janin
Perkiraan Siap Dilahirkan
Perkiraan Tanggal Kelahiran
Trimester Pertama
Trimester Kedua
Trimester Ketiga

 

 

 

Lalu bagaimana cara mudah menghitung usia janin dari HPHT ini?

Nah selain selain usia kandungan, ternyata ada juga istilah ‘usia janin’, ini merupakan prediksi usia janin Bunda pada saat pem-buahan terjadi. Perhitungan yang satu ini jarang diketahui orang-orang. Sehingga wajar saja jika sering terjadi kesalahpahaman.

Usia Janin Anda dihitung dengan memakai rumus simple, yaitu Usia Kehamilan Dikurangi 2 MInggu. Jadi, jika seseorang melahirkan pada usia kehamilan 40 minggu, maka itu sama saja dengan usia janin Anda 38 minggu.

Kenapa usia janin ini dihitung dengan mengurangi usia kehamilan Anda dengan 2 minggu? Beberapa ahli kandungan mengatakan bahwa diperkirakan 0vum keluar dari ova-rium pada hari ke 14 atau 2 minggu setelah haid terakhir. Jadi itulah sebabnya usia janin Anda diprediksi dengan cara mengurangi usia kandungan dengan 2 minggu.

Untuk Bunda yang pernah hamil pasti mengetahui perhitungan ini & menganggap info seperti ini biasa saja, namun bagi yang awam dan belum menikah akan menjadi permasalahan ketika mereka bertanya usia kehamilan Bunda dan mendengar usia kandungan Bunda ternyata melebihi usia pernikahan, cukup jelaskan saja hal ini dengan sabar, mereka juga akhirnya akan mengerti. Selamat mencoba kalkulator kehamilan di atas ya dan semoga kehamilannya berjalan lancar juga menyenangkan.