Nyeri Pada Lutut

 anda niscaya tau dong dengan olah raga yang satu ini Nyeri pada Lutut

Belakangan saya lagi hobi – hobinya main sepak bola, waah, anda niscaya tau dong dengan olah raga yang satu ini, yang merupakan olah raga paling terkenal dialam semesta ini, mulai dari yang muda hingga yang bau tanah menyukai olah raga ini, heheheh, cuman dalam artikel saya berikut, saya tidak menuliskan artikel perihal sepak bola, melainkan sesuatu hal yang saya rasakan sehabis bermain bola.

Gini, awal mulanya ketika saya main bola saya mengalami yang namanya ” ngilu pada lutut ” dalam fikiran saya, mungkin sehabis sekian usang tidak olah raga, lutut saya jadi sakit begini, hari berikutnya saya juga mengalami hal tersebut hingga waktu 1 ahad saya mengalaminya,nah..timbul pertanyaan dalam diri saya..kenapa ni sakit ngak sembuh – sembuh ? ? sakitnya sangat mengganggu permainan sepak bola saya, jangan kan untuk berlari, untuk jalan saja rada – rada susah, karna lutut saya ngilu. Akhirnya mbah google pun bertindak, saya mulai menjajaki satu persatu atikel yang menguak misteri dibalik ngilunya lutut saya ini. 

 anda niscaya tau dong dengan olah raga yang satu ini Nyeri pada Lutut

Setelah berselancar sejenak digoogle, banyak bekerjsama penyebab dari ngilu pada lutut tersebut, ini saya rangkum dalam artikel saya kali ini, Simak penjelasannya : 


Rematik : Rasa Sakit, Rematik Selalu Ada Penyebabnya. Rematik berarti rasa sakit / nyeri / ngilu / pegal / kaku pada tulang dan persendian, urat, ataupun otot. Keluhan rasa sakit inilah yang bekerjsama disebut rematik. Rematik hanya sebuah istilah untuk rasa sakitnya, hanya nama lain atau sinonim untuk rasa sakitnya tidak menjelaskan penyebab penyakit. Keluhan rematik selalu ada penyebabnya, dan asam urat merupakan salah satu penyebab rematik. Ini berarti, rematik lutut sanggup disebabkan oleh majemuk penyakit, rematik lutut tidak selalu disebabkan oleh asam urat. 

Sakit lutut atau rematik lutut sanggup disebabkan oleh majemuk penyakit, yaitu : 
1. Pengapuran sendi atau Osteoartritis ( Osteoarthritis ).

2. Kegemukan ( Obesitas ).

3. Asam Urat.

4. Cedera / stress berat urat dan sendi lutut.

5. Infeksi tulang dan sendi lutut.

6. Kelainan sistem kekebalan tubuh dan kelainan darah, menyerupai penyakit Rheumatoid Arthritis dan penyakit Lupus ( SLE / Systemic Lupus Erythematosus ).

7. Tumor atau keganasan ( kanker ) tulang.Dan lain-lain.

Tentu saja masing-masing penyakit di atas memiliki ciri-ciri khas tersendiri. Tulisan ini akan membahas tiga penyebab tersering rematik lutut dan bagaimana cara kita menentukannya.

1. Pengapuran Sendi ( Osteoarthritis ). 

Pengapuran ( Osteoarthritis, sering disingkat OA ), penyebab tersering dari keluhan sakit lutut, merupakan penyakit yang berkaitan dengan proses penuaan. Semakin tua, tulang kita semakin ringkih / keropos ( kekurangan zat kapur atau Kalsium / Calcium / Calc ). Tulang yang keropos secara perlahan mengalami penyusutan / penipisan / penciutan, sehingga permukaan dan tepi-tepi tulang menjadi kasar, menonjol, atau bahkan meruncing atau bertaji. Tonjolan pada tepi tulang yang mengalami keropos inilah yang disebut pengapuran. Osteoporosis ( ringkih tulang ) dan pengapuran tulang merupakan dua proses yang berlangsung secara bersamaan / simultan dan secara kronis. Semakin keropos sepotong tulang, semakin jago pengapurannya.

Pengapuran tulang inilah yang menjadikan rasa sakit / nyeri pada urat ataupun sendi, lantaran ia menekan / bergesekan dengan urat-urat di sekitarnya, terutama di ketika ada pergerakan atau di ketika ada beban terhadap sendi. Selain itu, juga terjadi penipisan atau kerusakan tulang rawan (cartilago) pada ujung tulang, dan berkurangnya jumlah cairan sendi di dalam rongga sendi.

Baca Juga :  Gampang Mengantuk Di Tengah Rutinitas? Ini Cara Mengatasinya..

Dengan semua klarifikasi di atas, maka kita sanggup mengerti mengapa sakit lutut yang disebabkan oleh pengapuran ( osteoarthritis ) memiliki ciri-ciri :

 
1. Tidak memperlihatkan gejala peradangan akut menyerupai panas, kemerahan, dan     pembengkakan pada sendi lutut.

2. cenderung lebih berat terasa di ketika ada pergerakan dan beban pada sendi lutut.

3. cenderung berkurang / hilang jikalau sendi yang sakit diistirahatkan / didiamkan.

4. cenderung lebih berat dirasakan oleh orang gemuk daripada orang kurus, dancenderung lebih berat terasa di ketika cuaca cuek ( malam hingga pagi ).

Pengapuran  (OA ) sendi lutut lebih cenderung diderita oleh :

1. Orang usia lanjut, di atas umur 50 tahun.

2. Wanita, lantaran sebagian kalsium terpakai / terbuang di ketika menstruasi, kehamilan, dan persalinan.

3. Orang yang jarang / tidak pernah olahraga.

4. Orang yang jarang / kurang makan sayur.

5. Orang gemuk.

6. Orang yang jarang terpapar / terkena sinar matahari.

Keropos ( ringkih ) tulang dan pengapuran tahap sangat lanjut – contohnya yang telah berlangsung selama belasan tahun atau berpuluh-puluh tahun, jikalau dikombinasikan dengan kelebihan berat tubuh atau kegemukan ( obesitas ), sanggup menciptakan tungkai penderita berbentuk menyerupai karakter  O atau karakter  X. 

2. Kegemukan ( Obesitas ). 

Penyebab Rematik Lutut Yang Sering Dan Penting pada tubuh manusia, beban berat tubuh terutama ditanggung oleh tulang-tulang belakang kawasan punggung bawah, sendi panggul / pinggul, sendi lutut, sendi pergelangan kaki, dan tulang tumit.

Jadi, sendi lutut termasuk salah satu sendi yang sering menanggung / menahan beban berat tubuh kita, terutama pada ketika berdiri, ketika akan duduk, ketika akan berdiri dari duduk, ketika akan berjongkok, ketika akan berdiri dari berjongkok, ketika akan berlutut / bersujud, ketika akan berdiri dari berlutut / bersujud, ketika berjalan, ketika berlari, ketika berjalan mendaki, ketika menapaki anak tangga, dan sebagainya.

Oleh lantaran itu, kelebihan berat tubuh dan kegemukan ( obesitas ) sanggup menimbulkan sakit lutut lantaran adanya beban atau tekanan hiperbola yang harus ditanggung / ditahan oleh sendi lutut. Jika kita perhatikan orang-orang gemuk dalam keluarga besar kita, orang-orang gemuk di sekitar kita, yang belum termasuk usia lanjut, maka kita akan menemukan fakta bahwa banyak di antara mereka yang mengalami keluhan sakit lutut semata – mata lantaran kegemukannya, bukan lantaran asam uratnya. Tentu saja orang gemuk juga cenderung menderita kelebihan kadar asam urat, tapi sakit lutut yang dialaminya belum tentu lantaran asam uratnya. Seseorang yang kegemukan ( tapi belum berusia lanjut ) sanggup saja mengalami sakit lutut lantaran kegemukannya, atau lantaran asam uratnya, atau lantaran kegemukan dan asam uratnya. Untuk kasus sakit / nyeri lutut lantaran kegemukan, menurunkan berat tubuh menjadi keharusan.

Baca Juga :  Rokok Elektrik

Berat tubuh ideal orang remaja ( dalam satuan kilogram ) sanggup dihitung secara sederhana dengan rumus :

[ Tinggi tubuh ( cm ) – 100 ] – 10%

atau

0,9  x [ Tinggi tubuh (cm ) – 100 ]

3. Asam Urat ( Uric Acid ).
Peradangan sendi akhir asam urat disebut arthritis gout ( Gouty Arthritis ). Kadar asam urat (uric acid) dalam darah berfluktuasi (naikhiperurisemia) sanggup menjadikan sakit lutut lantaran kristal asam urat mengendap / tertimbun di dalam urat dan jaringan lunak di bawah kulit. Timbunan atau endapan kristal asam urat inilah yang menjadikan gejala peradangan menyerupai rasa sakit, rasa panas, kemerahan dan nanah pada urat / sendi lutut. 

Jika hiperurisemia berlangsung untuk jangka waktu yang usang ( kronis ), endapan di dalam urat akan membentuk tonjolan di bawah kulit di kawasan urat yang bersangkutan, yang dalam bahasa medis disebut ” tophus / tophi “.

Bagian tubuh dan sendi yang cenderung menderita asam urat yaitu :

1. Pangkal jari-jari kaki dan pangkal jari-jari tangan

2. Pergelangan kaki dan pergelangan tangan

3. Punggung kaki dan punggung tangan

4. Sendi siku lengan

5. Sendi lutut Betis

Keluhan sakit / nyeri lutut akhir asam urat cenderung bersifat menetap. Artinya, walaupun sendi yang terlibat kita istirahatkan / diamkan, sakitnya cenderung tidak menghilang, terutama selama kadar asam uratnya masih tinggi. Dibandingkan dengan sakit lutut lantaran pengapuran, sakit lutut lantaran asam urat umumnya lebih cepat mereda / menghilang jikalau diobati dengan pereda sakit.

Penyebab utama kelebihan kadar asam urat yaitu kebiasaan / kelebihan konsumsi makanan berprotein tinggi – terutama protein golongan purin (purine) ; oleh lantaran itu, asam urat sanggup diderita oleh belum dewasa remaja hingga usia lanjut.

Kadar  normal asam urat dalam darah  adalah  3,5 – 6,5 mg/dl , maksimal  7 mg/dl. Di Indonesia ketika ini (2013), biaya investigasi kadar asam urat di kemudahan laboratorium swasta berkisar antara Rp 30.000,- hingga Rp 40.000,- 

4. Sakit Lutut.

Jumlah penderita sakit lutut dalam masyarakat kita cukup banyak, terutama di kalangan usia lanjut, di antara orang-orang gemuk, apalagi di antara orang-orang usia lanjut yang gemuk. Mungkin saja orang bau tanah kita, kakek nenek kita, saudara-saudara kita, sanak famili kita, orang-orang di sekitar kita, atau bahkan diri kita sendiri pernah atau sedang menderita sakit lutut. Jika selama ini kita ( termasuk kalangan medis dan paramedis ) begitu gampang memvonis sakit lutut sebagai asam urat, maka sehabis membaca dan mengerti goresan pena ini, kita mungkin mulai menyadari bahwa kasus sakit lutut yang kita alami / temukan sehari-hari bekerjsama lebih banyak disebabkan oleh pengapuran sendi dan kegemukan (obesitas). Lebih-lebih di kalangan usia lanjut, kebanyakan kasus sakit lutut yang mereka alami bekerjsama disebabkan oleh pengapuran sendi, bukan oleh asam urat. 

Setiap penderita sakit lutut sanggup berbeda-beda penyebabnya, contohnya si A lantaran pengapuran, si B lantaran kegemukan, si C lantaran asam urat, si D lantaran pernah mengalami cedera. Mungkin juga seseorang menderita sakit lutut lantaran beberapa penyebab sekaligus, contohnya lantaran pengapuran dan asam urat,  pengapuran dan kegemukan, asam urat dan kegemukan, atau adonan ketiganya.

Faktor umur, berat badan, kebiasaan makan, ada / tidaknya riwayat cedera, dan ciri-ciri sakit lutut yang dialami, sudah cukup terang untuk menuntun kita memilih penyebab sakit lututnya. Di seluruh pelosok Nusantara, ada begitu banyak penderita sakit lutut yang salah mengerti perihal penyebab penyakit ini. Itu juga berarti ada begitu banyak kesalahan dalam pengobatan terhadap kasus sakit lutut. Sungguh sangat ironis bahwa ada begitu banyak penderita sakit lutut yang walaupun telah berbulan-bulan atau bertahun-tahun berobat sakit lutut, atau bahkan yang tungkainya sudah berbentuk menyerupai karakter O atau karakter X, masih bertanya-tanya, “ sebetulnya sakit lutut saya ini rematik atau asam urat  ? ? “

Jika kebetulan anda atau anggota keluarga anda ada yang menderita sakit lutut, maka pertimbangkanlah semua faktor di atas, dan diskusikanlah secara terperinci dengan dokter terdekat anda. Jika penyebab sakit lututnya sudah sanggup dipastikan, otomatis pengobatannya juga sempurna sasaran. Obat-obat dasar untuk pengapuran tulang, obat untuk menurunkan kadar asam urat, obat untuk mengurangi rasa sakit / nyeri, tersedia di semua puskesmas dari Sabang hingga Merauke. 

Dengan memahami secara benar penyebab-penyebab tersering sakit lutut, kita menjadi tahu cara-cara pencegahannya. Menjalani teladan hidup sehat, menjaga diet seimbang, rutin berolahraga, rutin terpapar sinar matahari pagi, menjaga berat tubuh ideal, harus dilakukan sedini mungkin. Dengan memahami secara benar penyebab-penyebab setiap kasus sakit lutut, kita sanggup memperlihatkan perawatan dan pengobatan yang benar dan yang terbaik.

SEMOGA BERMANFAAT

Tags: Health NEWS

Related Post "Nyeri Pada Lutut"

1001 Manfaat Buah Durian Untuk Kesehatan Ibu Menyusui
manfaat buah durian, ada bagusnya terlebih dahulu
Pengertian Serangan Jantung Atau Infark Miokardial Adalah
Serangan jantung & infark miokardial yaitu terhentinya
1001 Manfaat Buah Pir Hijau Bagi Kesehatan Dan Kecantikan
Buah pir mempunyai kandungan serat yang cukup