35 Gejala Awal Kehamilan (Serta Memastikan Terjadinya Kehamilan)

Bukti dari terjadinya awal kehamilan sanggup dilihat dengan melaksanakan tes kehamilan, namun ada banyak tanda-tanda dan tanda-tanda kehamilan. Sehingga bila seorang perempuan mengalami banyak tanda-tanda (tanda) kehamilan, maka ada potensi besar terjadinya kehamilan, sehingga ini menjadi informasi besar hati bagi calon ibu.

Kehamilan merupakan periode seorang perempuan yang membawa embrio di dalam rahim nya. Hal ini untuk pasangan suami-istri yaitu dikala yang ditunggu-tunggu.

Langsung saja berikut di bawah ini beberapa tanda-anda awal kehamilan yang umum terjadi pada perempuan hamil.


35 Gejala Awal Kehamilan

1. Perubahan pada Payudara (Putting)
Perubahan fisik yang dialami ketika kehamilan berupa perubahan pada payudara, dimana payudara  terasa lebih berat, bahkan juga sakit atau nyeri bila dipegang. Ciri Kandungan Lemah Saat Hamil
Pada dua ahad pertama setelah awal kehamilan, payudara ukurannya mulai membesar dan berubah, hal itu sebagai persiapan untuk memproduksi susu, utamanya bagi perempuan muda.

Adapun penyebab dari perubahan tersebut lantaran produksi hormon esterogen dan progesteron yang meningkat dengan cepat. Perubahan payudara sudah terlihat sangat terang ketika gres pertama kali hamil.

Wanita menjadi lebih sensitif ketika dadanya tersentuh, termasuk tersentuh branya sendiri, yang sanggup memunculkan rasa sedikit nyeri.

Tanda lainnya dada akan terasa lebih lembut dan (maaf) empuk dikala diraba. Tanda-tanda kehamilan setelah 1 ahad biasanya muncul rasa sedikit gatal pada kepingan tersebut.

2. Perubahan Bentuk Tubuh
Seperti diketahui bahwa perut menjadi membesar ketika seorang perempuan mengalami kehamilan, akan tetapi bukan hanya perut, kepingan lainnya menyerupai bokong, paha, dada dan lengan juga umumnya akan membesar. 

Tanda awal kehamilan sebelum telat haid sanggup dilihat dari adanya perubahan pada bibir organ intim (area kewanitaa). Perubahan tersebut, menyerupai warna yang semula merah muda menjadi berwarna lebih pucat ataupun gelap.

Pada awal kehamilan, umumnya keluar cairan dari organ intim sang waniita hamil yang menyerupai dengan keputihan. Cairan tersebut dihasilkan dari proses pembuahan yang berasal dari cervical mucus.

Cervical mucus yaitu lendir leher rahim / lendir serviks. Lendir serviks yang sehat menjadi jalan dimana sperma sanggup dengan lancar menuju ke dalam susukan telur, membantu menjaga dan menutrisi sprema, serta membantu pergerakan sperma di dalam rahim biar bertemu sel telur.

3. Buang Air Kecil Makin Sering dan Konstipasi
Ketika hamil, janin yang tumbuh di dalam rahim akan menekan kandung kemih, hal ini mengakibatkan frekuensi buang air kecil meningkat. 

Dan kandung kemih juga lebih cepat dipenuhi dengan urine, sehingga cita-cita untuk buang air kecil menjadi lebih sering.

Saat hamil muda, janin di dalam rahim membutuhkan ruang yang lebih luas. Sehingga, peluasan rahim itu menimbulkan kandung kemih menjadi tertekan, sehingga ibu hamil muda akan lebih sering untuk buang air kecil.

4. Mengalami Kelelahan yang Sangat
Tidak jarang muncul rasa kehabisan tenaga selama kehamilan terjadi, utamanya ketika awal masa kehamilan. 

Sehingga hal ini menciptakan perempuan hamil akan mengambil waktu lebih usang untuk tidur, ketika ahad pertama atau kedua masa kehamilan maka badan akan bekerja dengan sangat keras untuk memompa hormon serta memproduksi lebih banyak darah untuk nutrisi bagi janin. 

Jantung akan bekerja memompa lebih keras dan lebih cepat dari biasanya. Juga hormon progesteron menjadi depresan alami bagi sistem syaraf pusat, yang keberadaan hormon progesteron ini dalam jumlah yang banyak mengakibatkan perempuan hamil merasa mengantuk serta terasa lebih cepat lelah.

Anda menjadi lebih gampang lelah dikala melaksanakan kegiatan sehari-hari. Bahkan sanggup juga dikala melaksanakan kegiatan yang ringan sekalipun. Apabila mempunyai riwayat gangguan tekanan darah rendah, maka sanggup berakibat pingsan ketika kelelahan dikala melaksanakan aktivitas.

5. Flek Darah atau Nyeri Perut
Pada masa awal kehamilan sanggup juga mengalami flek atau mengalami sedikit pendarahan, yaitu sekitar 10 atau 14 Hari setelah pembuahan. 

Terjadinya implantasi ketika sel telur yang telah dibuahi menempelkan dirinya pada dinding uterus. 

Pendarahan menyerupai ini umumnya lebih sedikit dan warnanya lebih terang dari pada darah yang biasanya keluar ketika haid, dan terjadinya juga hanya sebentar. 

Kemudian ada juga yang mengalami nyeri pada perut pada masa awal kehamilan nya, ketika rahim mulai membesar, rasa nyeri tersebut hampir sama dengan rasa sakit ketika haid.

6. Sering Mengalami Mual 
Mual yang terjadi pada pagi hari sering dijadikan tanda-tanda klasik awal kehamilan. Umumnya rasa mual mulai sering terjadi pada ahad keempat hingga kedelapan masa kehamilan, tetapi pada beberapa masalah muntah-muntah dimulai pada dua ahad pertama setelah terjadinya kehamilan.

Selain itu, mual pada perempuan hamil pada kenyataannya sanggup terjadi kapan saja. Rasa mual ini muncul ini ketika adanya peningkatan drastis kadar esterogen yang diproduksi oleh placenta dan janin, dimana hormon ini menimbulkan pengosongan usus berjalan lebih lambat. 

Kemudian Ibu hamil juga akan terasa sangat sensitif terhadap bau, menyerupai wangi masakan, kopi, parfum, asap rokok dan lainnya yang sanggup saja memicu terjadinya rasa mual.

Apabila Anda mulai sering mencicipi mual dan muntah, terutama di pagi hari, maka sanggup menjadi salah satu tanda kehamilan, 1 ahad setelah berhubungan.

 7. Berubah Persepsi Tentang Makanan Tertentu
Memalingkan hidung dari suatu masakan tertentu sanggup menjadi tanda-tanda awal terjadinya kehamilan. Bahkan wangi masakan tertentu sanggup menimbulkan rasa mual pada awal masa kehamilan. 

Pada sebuah studi yang dilakukan, ditemukan bahwa umumnya ibu hamil tidak menyukai wangi kopi, pada beberapa ahad awal kehamilan nya.

Kemudian juga daging, masakan yang mengandung susu serta masakan berbumbu banyak, semuanya itu umumnya tidak disukai pada masa kehamilan.

Sebaliknya, mengidam satu masakan tertentu sanggup juga terjadi. Keinginan untuk makan masakan tertentu ini sanggup terjadi lantaran adanya perubahan hormon. 

Ibu hamil seringnya mengalami perubahan selera makan ketika 6 bulan pertama, hal itu lantaran perubahan hormon yang sangat besar lengan berkuasa kala itu.

Apabila penciuman terasa lebih tajam, sanggup jadi itu tanda kehamilan. Menurut buku “What to Expect When You’re Expecting”, bahwa hal tersebut disebabkan peningkatan hormon estrogen di dalam tubuh.

Dengan kondisi penciuman yang lebih tajam, berakibat beberapa wangi masakan tertentu sanggup menciptakan ibu hamil menjadi sangat mual.

8. Mengalami Sakit Kepala
Wanita hamil mungkin akan merasa terganggu dengan munculnya rasa sakit kepala ringan, dimana ini cukup sering terjadi. 

Pada awal-awal kehamilan, terjadi peningkatan sirkulasi darah yang disebabkan oleh adanya perubahan hormon, yang menjadi pemicu munculnya sakit kepala ringan.

Apabila Anda merasa menyerupai sedang berada di atas kapal, padahal tidak, maka itu sanggup menjadi tanda bahwa Anda hamil. Saat pembuluh darah melebar, dan tekanan darah menurun, menimbulkan timbul rasa pusing atau gamang.

Munculnya rasa pusing sanggup lebih dipicu lagi ketika ibu hamil dalam kondisi kadar gula darah yang rendah.
9. Munculnya Bercak Darah (Flek)
Munculnya bercak darah pada dikala kehamilan ini terkadang disalah pahami sebagai menstruasi. Perdarahan atau bercak darah terjadi lantaran proses penempelan calon janin ke dinding rahim.

Pendarahan yang muncul pada proses ini biasanya hanya sedikit berupa bercak, jumlahnya jauh lebih sedikit bila dibandingkan darah dikala haid, maka Anda sanggup membedakannya dengan mudah.

Jika itu terjadi, maka sanggup menjadi salah satu tanda-tanda kehamilan. Dan apabila telah dipastikan hamil, tetapi pendarahan atau flek tidak jua menghilang dalam waktu lama, maka perlu periksa ke dokter.

10. Sering Meludah (Hipersalivasi)
Terjadinya perubahan hormon estrogen, utamanya ketika masa kehamilan trimester pertama, menimbulkan bumil (Ibu Hamil) menjadi cukup sering meludah. Kondisi ini akan berangsur-angsur menghilang setelah masa kehamilan memasuki trimester kedua.

11. Gejala PMS
Gejala PMS umumnya cukup sering dialami, menyerupai perut kembung, kram, sakit pinggang, rasa nyeri pada payudara, nafsu makan meningkat.

Jangan terkecoh, Anda harus sanggup membedakan antara tanda-tanda PMS dan tanda Kehamilan. Walaupun memang ada kemiripan antara keduanya. Tapi ada juga perbedaannya, berikut di bawah ini penjelasannya:

 Nyeri payudara memang merupakan tanda-tanda PMS maupun kehamilan. Perbedaannya, nyeri payudara pada tanda-tanda kehamilan akan berlangsung lebih lama.

Pendarahan ringan terkadang yaitu salah satu tanda awal kehamilan, tetapi perempuan sering menduga jenis bercak darah ringan ini sebagai mengambarkan menstruasi biasa. Bercak-bercak darah yang terjadi di awal kehamilan ini disebut perdarahan implantasi.

 Terjadinya pendarahan ringan, sanggup saja itu tanda awal kehamilan, namun banyak perempuan yang menduga jenis bercak darah ringan ini sebagai mengambarkan menstruasi biasa. Bercak-bercak darah yang terjadi di awal kehamilan disebut dengan perdarahan implantasi.

Dimulainya pendarahan implantasi yaitu seminggu sebelum menstruasi. Sehingga, bercak darah yang muncul dengan segera setelah ovulasi memperlihatkan potensi akan suksesnya proses pembuahan. Kemungkinan Anda akan melihat 1-2 tetes darah di panty liner.

Perdarahan implantasi umumnya berwarna merah muda atau kekuningan, hampir kecoklatan, dengan terdapat sedikit saja bercak darah. Lamanya pendarahan implantasi tidak lebih dari 5 hari. Jika lebih dari 7 hari maka berarti tidak normal.

➤ Saat PMS, menciptakan perempuan yang mengalaminya akan cenderung makan masakan yang cantik atau asin, menyerupai keripik kentang, cokelat, dll. Selain itu, nafsu makan juga meningkat.

Adapun ngidam ibu hamil ditandai dengan perminntaan aneh, berupa mengonsumsi kombinasi masakan yang tidak biasanya. Misalnya ingin mengonsumsi jus nangka dan sate usus, atau ingin konsumsi masakan yang tidak pernah inginkan sebelumnya.

Mengenai Kram
PMS: Sehari atau dua hari menjelang hari pertama menstruasi kemungkinan akan mengalami kram. Rasa nyerinya sanggup berkurang dan hilang ketika mendekati masa hari terakhir haid.

Kehamilan: Saat Anda positif hamil, maka kram akan terasa menyerupai kram ringan dikala haid, hanya saja areanya berbeda. Kram yang timbul dikala awal kehamilan umumnya dirasakan pada kepingan bawah perut atau punggung bawah. Kram akhir hamil durasinya lebih usang dibandingkan tanda-tanda PMS.
12. Naiknya Temperatur Basal Tubuh
Keitka masa kehamilan, kondisi suhu basal badan Bumil akan meningkat, dimana kondisi menyerupai akan bertahan selama masa kehamilan. 

13. Rasa Sakit Punggung
Ketika Anda tidak punya duduk kasus dengan yang namanya sakit punggung. Akan tetapi tiba-tiba punggung kepingan bawah terasa nyeri. Hal ini sanggup menjadi tanda-tanda atau tanda-tanda besar lengan berkuasa terjadinya kehamilan, apabila benar-benar hamil, maka gangguan ini akan terasa hingga alhasil melahirkan kelak.

14. Rasa Kram pada Perut
Keluarnya bercak darah umumnya diikuti munculnya rasa kram atau nyeri pada perut, yang nyeri ini sanggup terus berlanjut hingga masa kehamilan trimester kedua. Biasanya perempuan yang hamil muda di minggu-minggu awal, sudah mencicipi mengambarkan ini. Apabila Anda mencicipi sakit perut, bahkan terasa sedikit kram pada perut, kemungkinan bahwa Anda sedang hamil. Rasa kram terjadi lantaran terjadinya implantasi janin ke dinding rahim. selama proses ini masih berlangsung maka rasa kram juga masih akan terasa.

15. Terjadinya Konstipasi
Konstipasi (susah buang air) sanggup menjadi tanda-tanda awal terjadinya kehamilan, hal itu lantaran adanya peningkatan jumlah hormon progesteron, yang menciptakan proses pencernaan menjadi berjalan lebih lambat. Makanan yang lebih lambat untuk sanggup masuk ke susukan pencernaan, sanggup mengakibatkan konstipasi, menyerupai ketika Anda belum buang air besar, padahal sudah dua hari belum BAB.

Menurut Mayo Clinic, peningkatan hormon testosteron mengakibatkan masakan diproses lebih lambat pada usus, hasilnya berupa sembelit atau konstipasi. Dalam kondisi menyerupai ini, cobalah untuk mengonsumsi lebih banyak serat, untuk membantu proses pencernaan lebih lancar.

Baca Juga :  10 TAHAP PEMBUKAAN DALAM PROSES PERSALINAN

16. Terlambat Haid
Tanda kehamilan yang sangat terang yaitu terlambat tiba bulan. Akan tetapi tidak semua keterlambatan tiba bulan berarti terjadinya kehamilan. Karena sanggup saja telat haid lantaran kondisi dalam keadaan stres, diet atau juga terjadi gangguan hormonal. Adapun kekerabatan terlambat haid dengan munculnya kehamilan, yaitu dikala sel telur sudah terbuahi maka tidak akan lagi dikeluarkan oleh badan (menstruasi), dan ovarium tidak akan lagi memproduksi sel telur gres selama masa kehamilan. Sehingga, ketika mengalami kehamilan, Anda tidak mengalami tiba bulan atau haid.

17. Perubahan Suasana Hati (Mood)
Jika Anda bukanlah seorang perempuan yang sensitif atau suka emosi, akan tetapi mengapa menangis atau muncul rasa emosional ketika menghadapi situasi yang biasa saja, itu terjadi lantaran membanjirnya jumlah hormon di dalam badan ketika awal-awal kehamilan, sehingga menimbulkan muncul rasa emosional. Perubahan suasana hati atau mood, menyerupai biasanya besar hati menjadi sedih, umumnya terjadi pada trimester pertama masa kehamilan. Contoh kejadiannya menyerupai tiba-tiba menangis histeris hanya lantaran suatu iklan.

Hal ini menyerupai yang dijelaskan oleh American Pregnancy Organization, tanda kehamilan berupa jiwa yang lebih emosional dan gampang menangis. Perubahan suasana hati secara mendadak dan ekstrem cukup sering terjadi, akan tetapi tidak perlu memusingkan hal ini, lantaran hal ini cukup normal, asal tidak mengarah ke kondisi depresi atau stres berlebihan.

18. Merasa Pusing dan Melayang
Sensasi badan melayang atau terasa pusing di kepala ini lantaran terjadi perubahan sirkulasi ketika pembuluh darah dalam badan membesar, serta tekanan darah mengalami penurunan. Pada awal kehamilan, rasa pusing ini sanggup disebabkan juga lantaran rendahnya gula darah.

19. Sensitif terhadap bau
Sensitif terhadap wangi menyerupai tidak menyukai aroma-aroma menyengat, bahkan walaupun aroma itu sebelumnya disukai. Kondisi yang sering terjadi yaitu ibu hamil pergi ke dapur, akan beresiko tinggi mengalami eneg atau mual lantaran mencium bumbu dapur ataupun aroma masakan tertentu.

20. Hilangnya nafsu makan
Peningkatan kadar hormon beta-hCG (human chorionic gonadotrophin) dan sensitifitas terhadap bau-bauan berakibat perempuan hamil menjadi tidak berselera menyantap makanan padahal sebelumnya hamil biasa dikonsumsi oleh dirinya, bila hal ini terjadi maka sanggup menjadi tanda-tanda kehamilan.


Tanda-tanda Kehamilan 1 ahad Dilihat Secara Medis
Dunia medis mempunyai cara tersendiri dalam memastikan kehamilan. Ada beberapa cara medis, cara pertama yaitu memakai alat tes kehamilan (test pack). Alat ini gampang didapatkan di apotek disekitar. Cara yang dipakai yaitu melaksanakan tes urin, dan keakuratannya pun telah cukup teruji, dengan keakuratan hingga 99%.

Adapun melaksanakan tes ini disarankan di pagi hari. Apabila Anda positif hamil, maka tanda yang terlihat yaitu dua garis, adapun bila negatif maka garis yang terlihat hanya 1. Ketika alat test pack menemukan bahwa Anda positif hamil, maka silahkan periksa ke dokter kandungan.

Cara medis kedua yaitu investigasi USG. Cara ini diakui yang paling efektif dan paling akurat. Dengan memakai teknologi USG, maka Anda sanggup melihat apakah di dalam kandungan terdapat janin atau tidak, bahkan sanggup mengetahui dengan terang kondisi janin di dalam kandungan.

Perhatian
Beberapa tanda-tanda awal disebutkan tersebut tidak hanya dikhususkan sebagai adanya kehamilan. Gejala-gejala yang disebutkan diatas sanggup juga menandakan bahwa badan sedang sakit.

Demikian juga sebaliknya, dimana sanggup saja seorang perempuan hamil tanpa mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, hal tersebut sanggup juga terjadi. Akan tetapi, Anda tetap perlu mengetahui tanda-tanda atau tanda-tanda dari adanya kehamilan.

Setelah mendapat tanda kehamilan awal (seperti sudah dijelaskan di atas), hendaknya mulai meningkatkan perhatian pada kesehatan diri dan janin yang dikandungnya.

Pada masa awal kehamilan menyerupai ini maka perbanyak konsumsi buah dan sayur, banyak minum air putih, jangan merokok, jangan bekerja terlalu berat, dan jangan mengkonsumsi obat-obatan tanpa resep dari dokter, lantaran ada beberapa jenis obat yang sanggup membahayakan janin.

Tanda-tanda kehamilan ini sanggup bertingkat-tingkat, sanggup dikatakan terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Tanda-Tanda Kehamilan yang Belum Bisa Dipastikan (Bersifat Sangat Umum)
  • Tanda-Tanda Kehamilan yang Kuat
Baca Juga :  Penyebab Diabetes


Berikut di bawah ini penjelasannya:

Tanda-Tanda Kehamilan yang Belum Bisa Dipastikan (Bersifat Sangat Umum)

  1. Mengalami mual dan muntah.
  2. Sering buang air kecil.
  3. Munculnya bercak darah (flek) yang diikuti kram perut.
  4. Perubahan pada payudara.
  5. Sering pusing dan sakit kepala.
  6. Sering meludah yang tidak wajar.
  7. Mudah lelah dan mengantuk, dimana rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil lantaran terjadinya perubahan hormonal.
  8. Sembelit, terjadi lantaran adanya peningkatan hormon progesterone di dalam badan ibu hamil. Hormon ini memperlihatkan imbas berupa mengendurkan otot-otot rahim dan otot dinding usus sehingga memicu terjadinya sembelit.
  9. Naiknya temperatur basal tubuh.
  10. Hiperpigmentasi kulit, kepingan badan yang umumnya terjangkit hiperpigmentasi yaitu hidung, pipi ataupun dahi. Tanda kehamilan ini belum tentu dialami semua perempuan hamil. Hiperpigmentasi kulit tidaklah berbahaya, namun mungkin sanggup menganggu penampilan.
  11. Pingsan, kondisi ini biasanya berpotensi dialami Ibu hamil yang mempunyai kadar gula yang rendah di dalam tubuh.
  12. Varises, tanda kehamilan ini belum pasti. Terjadinya lantaran pembuluh darah vena yang mengalami pembengkakan (pembesaran). Sehingga timbul warna kebiruan atau keunguan pada permukaan kulit.
  13. Mengidam, dimana ibu hamil muda menginginkan masakan yang terkesan tidak umum, menyerupai ingin konsumsi masakan yang sebelum tidak disukainya.
Baca Juga :  1001 Manfaat Daun Pandan Busuk Untuk Rambut Dan Kesehatan


Tanda-Tanda Kehamilan yang Kuat

  1. Suhu basal, dimana setelah ovulasi tetap dalam kondisi tinggi (antara 37,2 ¬— 37,8 derajat). Ini sanggup menjadi ciri terjadinya kehamilan. Gejala ini juga sering dipakai dalam investigasi kemandulan.
  2. Hasil positif test kehamilan, yaitu pada investigasi test kehamilan instan. Waktu terbaik melaksanakan tes kehamilan yaitu tujuh hari setelah melaksanakan kekerabatan intim. Direkomendasikan memakai test kehamilan ketika pagi hari. Adapun bila ingin mengetahui tanda kehamilan, maka tentunya dengan investigasi medis oleh dokter kandungan.
  3. Adanya detak jantung calon bayi, dokter kandungan sanggup mengetahui kondisi detak jantung janin dengan alat stetoskop leanec, alat dopler dan alat kardiotokografi. Penggunaan alat ini sanggup berfungsi untuk mendengarkan detak jantung calon bayi di dalam kandungan.
  4. Pemeriksaan USG ke dokter kandungan, merupakan cara mengetahui kehamilan dengan pasti, kegunaannya sanggup mengetahui gerakan janin, mengetahui jenis kelamin bayi, hingga mengetahui kondisi kesehatan kehamilan.
  5. Memastikan Terjadinya Kehamilan

    Test Urin
    Tes urin kehamilan dilakukan untuk mengetahui keberadaan HCG (Human Chorionic Gonadotrphin). HCG merupakan hormon yang dihasilkan oleh plasenta ketika embrio mulai melekat pada dinding rahim.

    Sebagian hormon dikeluarkan melalui air seni ibu yang sedang hamil. Mengenai pengetesan kehamilan melalui urin, alatnya banyak dijual dipasaran menyerupai apotek atau toko obat, namanya alatnya yaitu test pack.

    Untuk pengunaannya yaitu dengan menampung sedikit air seni yang pertama kali dikeluarkan dikala pagi hari. Tampung air seni pada wadah yang steril.

    Penggunaan alatnya (umumnya) yaitu dengan cara dicelupkan ke dalam air seni yang berada di dalam wadah steril. Lalu tunggu beberapa dikala untuk melihat hasilnya.

    Anda juga perlu memperhatikan waktu pengetesan, hendaknya tes urin kehamilan dilakukan 7 hari setelah ovulasi (pembuahan).

    Waktu yang sempurna untuk memastikan kehamilan ada atau tidak yaitu hari ke-7 setelah ovulasi. Namun, kondisi ini tidak sepenuhnya akurat, dimana ada sebagian perempuan yang memang mengalami kehamilan tapi hasil tes masih menunjukan hasil negatif.

    Kemudian, Anda sanggup mengetahui hasil pengetesan dengan eksklusif melihat tanda pada strip alat test pack.

    Test Darah
    Tes darah juga dilakukan dengan metode mengetahui keberadaan HCG. Pada investigasi kehamilan yang satu ini, hasil tes berupa sample darah akan dibawa ke laboratorium.

    Tingkat keakuratan tes darah hampir sama dengan tes urin. Dengan begitu, Anda bebas menentukan ingin melaksanakan test urin ataupun test darah.

    Test USG
    Untuk lebih memastikan adanya kehamilan dalam rahim wanita, maka test dengan memakai alat ultrasonografi (USG) menjadi cara yang akurat. Melakukannya sanggup di di rumah sakit, klinik-klinik bersalin, ataupun kawasan praktek dokter.

    Pemeriksaan ini akan sanggup lebih meyakinkan dan memastikan bahwa telah terjadi kehamilan, lantaran nantinya dokter sanggup melihat citra embrio melalui layar USG. Sehingga kehamilan sanggup dideteksi lebih akurat.

Tags: Info tanda hamil

Related Post "35 Gejala Awal Kehamilan (Serta Memastikan Terjadinya Kehamilan)"

1001 Manfaat Buah Durian Untuk Kesehatan Ibu Menyusui
manfaat buah durian, ada bagusnya terlebih dahulu
Pengertian Serangan Jantung Atau Infark Miokardial Adalah
Serangan jantung & infark miokardial yaitu terhentinya
1001 Manfaat Buah Pir Hijau Bagi Kesehatan Dan Kecantikan
Buah pir mempunyai kandungan serat yang cukup