BAHAYAKAH SERING MENGANGKAT BEBAN BERAT SAAT HAMIL?

Bahayakah sering mengangkat beban berat saat hamil? Meski sedang menajalni masa kehamilan, adakalanya seorang wanita terpaksa harus melakukan aktifitas yang cukup berat seperti mengangkat benda-benda yang memiliki bobot cukup berat, misalnya saja seperti seperti pada saat akan pindah rumah atau ketika si buah hati yang masih kecil sedang minta digendong atau mungkin juga karena tuntutan dari pekerjaan.

Meskipun demikian, ingatlah bahwa seorang ibu hamil sebaiknya jangan mengangkat beban yang terlalu berat. Lalu berapa sebenarnya batas bobot benda yang masih dapat diangkat Ibu hamil? Secara umum, seorang wanita hamil sebaiknya jangan mengangkat benda yang beratnya lebih dari 9 kilogram. Dokter kandungan Anda mungkin akan membuat sebuah batasan yang lebih longgar lagi apabila Anda sudah terbiasa mengangkat benda yang berat sejak sebelum hamil. Sebaiknya Anda selalu berhati-hati, terutama lagi jika Anda harus mengangkat benda-benda yang berat saat kehamilan Anda sudah semakin tua.

mengangkat beban berat saat hamil

Image: www.omgtoptens.com

Bahayakah sering mengangkat beban berat saat hamil? Dan bagaimana tips mengangkat beban berat saat sedang hamil? Saat sedang hamil, ligamen Anda akan menjadi lebih longgar & persendian juga jadi kurang kokoh, sehingga Anda akan mudah untuk menyakiti diri Anda sendiri. Dengan perut Anda yang makin besar, pusat grvitasi Anda akan berpindah ke bagian depan. Hal tersebut akan membuat punggung bagian belakang Anda tertekan serta membuatnya akan lebih rentan untuk meregang, terutama saat Ibu mengangkat beban yang berat. Baca juga: Bahaya & Manfaat Teh Untuk Wanita Hamil

Baca Juga :  4 TIPS IBU HAMIL 9 BULAN AGAR PERSALINAN LANCAR

Perpindahan pusat gravitasi tersebut bisa membuat Anda jadi lebih mudah limbung serta membuat Anda rentan untuk jatuh. Jatuh yang serius ini bukan hanya berbahaya untuk Anda, namun juga berisiko untuk menyakiti bayi Anda, karena hal tersebut dapat memaksa Anda melakukan persalinan prematur atau mungkin juga terjadi pelepasan plasenta prematur.

Beberapa penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa apabila Ibu cukup sering mengangkat benda yang berat, misalnya apabila pekerjaan Anda menuntut untuk melakukan hal tersebut, risiko Anda untuk mengalami kegu-guran ataupun lebih berisiko melahirkan bayi yang mempunyai berat badan lahir rendah.

Penelitian lainnya menemukan bahwa mengangkat beban yang beratnya 10 sampai 20 kg di awal kehamilan bisa juga dikaitkan dengan tingginya risiko terkena preeklampsia. Ini merupakan suatu komplikasi saat kehamilan yang ditandai dengan terjadinya kenaikan tajam pada tekanan darah, albuminuria atau proteinuria (kebocoran protein albumin di dalam urin yang cukup besar) & edema (pembengkakan) pada tangan, kaki serta wajah. Baca juga: Bahaya Mie Instan Untuk Ibu Hamil

Baca Juga :  4 MANFAAT MADU UNTUK IBU HAMIL YANG BERKHASIAT

Konsultasikan & tanyalah kepada dokter Anda tentang berapa bobot berat yang masih bisa Anda angkat saat sedang hamil serta lakukan selalu kebiasaan-kebiasaan yang aman saat mengangkat benda yang berat saat hamil. Berikut tips mengangkat beban berat saat sedang hamil.

  1. Berlututlah
  2. Jagalah agar punggung Anda tetap lurus
  3. Gunakanlah kaki Anda, jangan otot punggung Anda
  4. Dekatkanlah barang yang akan Anda angkat ke tubuh Anda
  5. Berhati-hatilah supaya tidak terpeleset
  6. Apabila bobot benda tersebut membuat otot-otot Anda menegang, mintalah agar orang lain yang melakukannya.

Terjawab sudah pertanyaan bahayakah sering mengangkat beban berat saat hamil dan bagaimana tips mengangkat beban saat sedang hamil. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan ya Bun, karna kondisi kandungan setiap wanita berbeda-beda.

Related Post "BAHAYAKAH SERING MENGANGKAT BEBAN BERAT SAAT HAMIL?"

12 Larangan Ibu Hamil Menurut Islam
12 Larangan Ibu Hamil Menurut Islam. Menjalani
Ciri – ciri Kehamilan di Mana Janin tidak Berkembang
Ciri – ciri Kehamilan di Mana Janin
Hal-hal yang Dialami Bunda pada Kala Awal Kehamilan
Image: stardustatkeson.com Hal-hal