SERING SAKIT PERUT SAAT HAMIL, AMANKAH?

Sebenarnya sakit perut saat hamil sering terjadi saat menjalani masa kehamilan. Nyeri atau sakit perut terutama pada saat awal bulan-bulan kehamilan pada umumnya memang tidak membahayakan. Biasanya hal tersebut ditandai juga dengan timbulnya rasa berat di bagian perut dan juga sedikit terasa sakit seperti sakit yang terasa pada saat menjelang haid.

Penyebabnya tidak lain adalah meningkatnya hormon proges-teron & relaksin yang membuat sambungan sambungan yang ada pada tulang di sekeliling rahim Anda merenggang. Meskipun hal ini tergolong normal, segeralah berkonsultasi tentang hal ini pada dokter kandungan jika rasa nyeri terus berlanjut setelah usia kehamilan Anda berusia 10 hingga 12 minggu.

Baca Juga :  Tanda Awal Kehamilan Untuk Ibu Hamil Dengan Sehat

Adanya gas di dalam perut juga merupakan salah satu penyebab nyeri atau sakit perut saat hamil yang masih dikatakan normal. Perut kembung yang seingkali terjadi pada masa kehamilan trimester pertama & kadang juga terjadi pada saa trimester dua & tiga ini disebabkan karena pengaruh hormonal. Meningkatnya kadar hormon progesteron & estrogen selama masa kehamilan membuat pergerakan usus Anda jadi melambat sehingga masa transit dari makanan serta gas di dalam lambung dan juga usus menjadi lebih lama. Itulah yang jadi penyebab perut kembung dan juga rasa penuh di perut. Baca juga: 10 Penyebab Pusing Di Masa Kehamilan

Sakit perut saat hamil

Image: www.bounty.com

Untuk mengurangi timbulnya rasa yang tidak nyaman ini, para ibu hamil disarankan untuk makan lebih sering tapi dengan porsi makan yang sedikit demi sedikit. Selain itu, konstipasi juga merupakan salah satu penyebab nyeri peut saat hamil yang paling seringkali ditemui. Lagi-lagi hal ini dikarenakan pengaruh hormon selama dalam masa kehamilan yang memperlambat kinejagerakan usus serta penekanan dari rahim terhadap usus besar atau rektum.

Nyeri atau sakit perut yang patut diwaspadai pada saat hamil trimester pertama adalah saat terjadi kram pada salah satu area perut bagian bawah. Apalagi jika sakitnya disertai dengan perdarahan ataupun terdapat flek yang warnanya kecokelatan. Nyeri yang umumnya sering berlangsung cukup lama ini kemungkinan menjadi tanda dari kehamilan ektopik. Yaitu kehamilan di luar rahim yang disebabkan oleh sel tellur yang telah dibuahi menempel pada bagian luar rahim, biasanya dalam saluran telur atau tuba fallopii. Nyeri yang hebat muncul akibat terjadinya perdarahan di dalam rongga perut karena ‘pecahnya’ kehamilan ektopik.

Nyeri atau sakit perut saat hamil yang disertai dengan adanya perdarahan juga bisa terjadi pada saat kegu-guran. Sifat nyeri yang sepeti ini bisa secara ritmis (teratur) dan juga bisa spastis (disertai dengan rasa kejang) dengan intensitas sakitnya yang makin tinggi. Sebaiknya para ibu hamil yang merasakan gejala seperti ini segera dilarikan ke rumah sakit ataupun dokter untuk secepat mungkin mendapatkan penanganan yang tepat.

Related Post "SERING SAKIT PERUT SAAT HAMIL, AMANKAH?"

12 Larangan Ibu Hamil Menurut Islam
12 Larangan Ibu Hamil Menurut Islam. Menjalani
Ciri – ciri Kehamilan di Mana Janin tidak Berkembang
Ciri – ciri Kehamilan di Mana Janin
Hal-hal yang Dialami Bunda pada Kala Awal Kehamilan
Image: stardustatkeson.com Hal-hal