3 LANGKAH PERSALINAN/MELAHIRKAN DENGAN INDUKSI

3 langkah persalinan/melahirkan dengan induksi ini perlu diketahui oleh para calon ibu agar tidak salah dalam memahaminya. Jika Bunda telah mengandung selama waktu 41 minggu, tapi bayi Anda belum juga lahir, dokter mungkin saja akan melakukan induksi pada kandungan Anda. Persalinan dengan metode induksi adalah salah satu metode untuk mempercepat kelahiran bayi secara normal. Apakah yang dimaksud dengan metode induksi itu? Bagaimana sebenarnya caranya? Berikut penjelasannya.

Pada umumnya persalinan dengan metode induksi ini dilakukan untuk jabang bayi yang terlambat lahir, yaitu janin yang sudah dikandung oleh ibu lebih dari 41 minggu lamanya. Secara medis, bayi tidak boleh berada di dalam rahim ibunya lebih dari 42 minggu, karena plasentanya tidak dapat lagi memberikan asupan makanan yang cukup untuk janin setelah melewati jangka waktu tersebut. Induksi merupakan salah satu cara medis untuk mempercepat kelahiran, jika persalinan Anda ingin dilakukan secara normal.

persalinan/melahirkan dengan induksi

Image: womenandwellness.com

Jika ketuban sudah pecah & proses persalinan ternyata belum juga dimulai, maka dokter akan mempertimbangkan dulu untuk menunggu persalinan agar terjadi secara alami atau langsung melakukan induksi. Keputusan tersebut tergantung dari banyak faktor, misalnya saja berapa lama ketuban Anda sudah pecah, apakah mulut rahimnya sudah matang, resiko terkena infeksi dan juga perasaan serta kondisi ibu yang hamil. Selain karena alasan keterlambatan, melahirkan dengan metode induksi juga terkadang dilakukan pada ibu hamil yang tidak terlambat, yaitu usia kandungan 40 minggu ataupun sebelumnya. Induksi pesalinan dilakukan pada kondisi tersebut karena beberapa alasan medis seperti:

  • Jika ketuban Anda sudah pecah sebelum waktunya tapi persalinan masih belum juga dimulai
  • Jika ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi & semakin memburuk
  • Jika ibu punya penyakit diabetes yang tak dapat dikendalikan
  • Jika ada ciri-ciri pertumbuhan janin yang kurang baik
  • Jika ada pertimbangan secara medis lainnya yang membuat bayi harus segera dilahirkan.

Bagaimana sebenarnya langkah-langkah melahirkan/persalinan dengan induksi? Berikut ini beberapa tahapan atau 3 langkah persalinan/melahirkan dengan induksi yang biasanya dilakukan oleh tim dokter :

Mematangkan ser-viks

Biasanya, mulut rahim akan mulai jadi lembut, melebar & memendek sebelum kelahiran dimulai. Proses tersebut disebut dengan ripening alias pematangan mulut rahim. Tapi jika proses tersebut belum terjadi, maka tim medis bisa memakai jel yang memiliki kandungan hormon prostagladin E2 dan kemudian dioleskan lewat vag-ina. Cara lainnya adalah menempatkan sebuah tabung karet yang ada balonnya pada ser-viks. Mematangkannya sangatlah penting sebelum dilakukan induksi. Baca juga: Ibu Dengan Mata Minus Tak Bisa Lahiran Normal?

Memecahkan ketu-ban

Bila ser-viks ibu hamil sudah matang & ketubannya belum pecah, maka tim dokter akan mulai memecahkan membran dari ketuban. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan cara memasukkan sebuah alat khusus lewat vag-ina, sehingga membran dari ketuban pecah. Umumnya jika serviks sudah matang, lahiran akan terjadi dalam 12 jam sesudah ketuban pecah.

Memulai kontraksi buatan

Untuk membuat terjadinya kontraksi pada rahim, dokter akan memberi obat yang dinamakan dengan oxytocin. Obat tersebut akan membantu proses persalinan dengan induksi, sebab mirip dengan hormon alami yang berfungsi untuk memacu kontraksi. Oxytocin akan diberikan lewat infus dan dosisnya terus dipantau agar sesuai dengan yang dibutuhkan. Pada umumnya proses kontraksi ini akan mulai dirasakan ibu hamil dalam waktu 30 menit sesudah dilakukan infus ini. Jika setelah 6-8 jam lamanya belum juga terdapat kemajuan, berarti melahirkan dengan induksi gagal, alternatif lainnya dokter kemungkinan akan langsung mengambil tindakan operasi caesar. Baca juga: 5 Tips Untuk Calon Ibu Yang Takut Persalinan.

Demikian 3 langkah persalinan/melahirkan dengan induksi. Banyak yang bertanya apakah melahirkan dengan induksi ini lebih sakit dari persalinan normal? Jawabnya relatif, sebagaimana melahirkan secara normal, seorang ibu ada yang tidak merasakan sakit sama sekali, ada yang sakit & ada yang sakit sekali, demikian juga dengan persalinan dengan induksi, setiap Bunda memiliki pengalaman yang berbeda. Dan sebaiknya Anda tidak memikirkan hal itu, karena hanya akan membuat ciut nyali & membuat banyak pikiran serta stres, kasihan juga dengan si kecil dalam kandungan jika Anda stres. Jadi jalani saja semuanya dengan doa dan positif thinking agar semua berjalan lancar.

Info Bumil Lainnya