3 SYARAT MELAHIRKAN NORMAL SETELAH CAESAR

3 syarat melahirkan normal setelah caesar ini penting untuk diketahui. Melahirkan secara normal adalah impian bagi sebagian besar ibu hamil. Namun apakah seorang wanita bisa melahirkan dengan normal setelah sebelumnya ia menjalani persalinan dengan operasi cesar? Apa saja yang jadi pertimbangannya?

Jawabannya tentu saja tergantung seperti masalah yang dihadapi. Tapi banyak juga para ibu yang mampu melahirkan secara normal setelah sebelumnya mereka melakukan cesar. Proses kelahiran seperti ini disebut juga dengan VBAC (vagi-nal birth after c-section), yaitu proses persalinan yang normal setelah operasi cesar. Risiko utama mempunyai VBAC ialah pecah rahim, yaitu sayatan bekas operasi caesar akan terbuka kembali saat persalinan. Dokter sekarang ini lebih hati-hati sebelum mereka merekomendasikan VBAC.

melahirkan normal setelah caesar

Image: www.pregnancyandbaby.com

Untuk saat ini, terjadinya kasus VBAC masih sedikit dilakukan. Tapi kebanyakan kasusnya berlangsung sukses. Bahkan, tingkat keberhasilannya juga antara 60 hingga 80 persen. Sekitar dua per tiga  wanita yang sebelumnya sudah pernah melakukan operasi cesar sangat mungkin juga melakukan VBAC. Namun tentunya hanya dokter saja yang dapat menentukan. Ada 3 syarat melahirkan normal setelah caesar yang merupakan faktor medis yang jadi pertimbangan dokter sebelum seseorang melakukan VBAC:

Jenis sayatan cesar

Ada 3 macam sayatan yang digunakan dalam melakukan operasi cesar, yaitu melintang rendah (sayatannya dari sisi ke sisi dibuat di bagian bawah rahim), ini adalah yang paling sering digunakan. Selanjutnya sayatan vertikal rendah (yaitu atas & bawah yang dibuat pada bagian bawah dari rahim), dan yang terakhir adalah sayatan tinggi vertikal atau sayatan ‘klasik ​​(arahnya dari atas ke bawah dn dibuat pada bagian atas rahim). Sayatan klasik ini yang paling memungkinkan untuk pecah, sehingga wanita yang punya bekas sayatan seperti ini disarankan untuk tidak melakukan VBAC. Para calon ibu yang akan melakukan VBAC adalah mereka yang punya sayatan melintang rendah.

Alasan Caesar sebelumnya

Apabila alasan Anda Caesar ialah karena bayi yang sungsang ataupun detak jantungnya tidak teratur, maka Bunda punya peluang untuk mempunyai melakukan VBAC tanpa adanya komplikasi. Namun apabila alasan Caesarnya karena leher rahim yang tidak melebar ataupun kepala bayi yang tidak turun, maka kesempatan Bunda melakukan VBAC cukup rendah. Baca juga: 5 Tips Mudah Mengencangkan Perut Pasca Melahirkan.

Seberapa sehat Bunda & bayi

Apabila kesehatan bayi ternyata tidak stabil atau mungkin ada komplikasi, misalnya seperti anak Anda yang berada dalam posisinya yang sungsang, Anda tidak dapat malakukan VBAC. Kesehatan Bunda juga akan diperhitungkan. Kondisi diabetes dan juga tekanan darah tinggi bisa membuat VBAC jadi lebih berisiko. American College of Obstetricians & Gynecologists atau ACOG menyatakan bahwa dokter kandungan pernah melakukan Caesar perlu hadir di dalam tiap kelahiran VBAC. Karena alasan tersebut, kelahiran di rumah juga tidak dianjurkan bagi ibu yang ingin mencoba VBAC.

Berapa kali sudah melakukan caesar

VBAC aman untuk wanita yang baru sekali melakukan operasi caesar. Meskipun beberapa ibu ada yang sudah beberapa kali operasi Caesar mau mencoba VBAC, namun sulit untuk menemukan dokter yang mau menanganinya karena memang terlalu berisiko. Baca juga: 5 Langkah Turunkan Berat Badan Setelah Persalinan.

Itulah 3 syarat melahirkan normal setelah caesar. Sebelum Anda siap untuk melakukan VBAC, penting bagi Anda untuk menyadari berbagai risiko yang menyertainya. Perlu diingat juga bahwa VBAC dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti terjadinya rahim, endometritis alias peradangan sementara ataupun iritasi yang terjadi pada lapisan rahim & timbulnya berbagai luka baru karena pecahnya rahim. Tapi, kabar baiknya adalah bahwa komplikasi tersebut relatif  cukup jarang terjadi. Bahkan, sebuah penelitian paling besar yang pernah dilakukan mengenai VBAC membuktikan bahwa risiko komplikasi yang serius selama VBAC ialah sekitar 1 berbanding 2.000.

Info Bumil Lainnya