DEPRESI IBU HAMIL SEBABKAN BAYI PREMATUR

Depresi Ibu Hamil Sebabkan Bayi Prematur – Masa kehamilan memang harus dilalui dengan nyaman dan aman. Karena berbagai hal yang buruk menimpa ibu hamil sangat beresiko akan memberikan pengaruh yang tidak baik pula pada bayi dalam kandungannya. Misalnya saja jika ibu hamil mengalami stress atau bahkan depresi, ini beresiko menjadi penyebab bayi lahir prematur.

Dalam sebuah penelitian yang telah dilakukan dan diterbitkan di dalam American Journal of Obsetrics & Gynecology ditemukan bahwa depresi ibu hamil sebabkan bayi prematur, lebih tepatnya wanita yang mempunyai tanda-tanda depresi selama masa kehamilan lebih beresiko melahirkan secara prematur.

Penemuan tersebut didasarkan pada studi dan pengamatan yang dilakukan pada 14.000 ibu hamil selama tahun 2003 hingga 2011. Selain mengamati tingkat depresi yang dialami oleh para ibu hamil itu, ilmuwan juga sekaligus mempertimbangkan beberapa faktor lainnya seperti usia, ras serta riwayat melahirkan para ibu tersebut.

Ibu hamil cantik

Image: www.pregnancyihub.com

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa sekitar 14 persen ibu hamil yang mengalami depresi ternyata melahirkan lebih awal, yaitu dengan usia kehamilan di bawah 37 minggu. Sementara angka kelahiran bayi prematur pada ibu hamil yang tidak mengalami depresi selama masa kehamilan hanya sekitar 10 persen saja.

Penelitian terbaru ini semakin menguatkan beberapa hasil dari penelitian terdahulu yang juga menghubungkan depresi selama periode kehamilan dengan persalinan prematur. Beberapa studi ilmiah telah menemukan bahwa seorang wanita yang mengkonsumsi obat anti depresi selama masa kehamilan mempunyai risiko lebih besar untuk melahirkan bayi secara prematur.

Dr Richard K. Silver, seorang ilmuwan dari University of Chicago mengatakan pada Reuters Health bahwa depresi adalah salah satu bentuk stres yang cukup serius pada wanita. Jadi, kaitannya dengan kelahiran bayi prematur sangat masuk akal secara biolog!s.

Sayangnya penelitian tersebut tidak mempertimbangkan beberapa faktor lainnya seperti kebiasaan mer-okok dan juag minum alko-hol, serta faktor berat badan sebelum kehamilan. Silver menyebutkan bahwa penelitian seperti ini cukup sulit dilakukan, sehingga para ilmuwan harus melakukan lebih banyak lagi penelitian lanjutan untuk dapat benar-benar mengetahui kaitan sebab dan akibatnya dengan jelas.

Sementara ini, Silver hanya menganjurkan pada agar para ibu hamil mulai mengurangi depresi yang selalu mereka rasakan. Para ibu hamil juga bisa melakukan terapi ataupun perawatan lainnya untuk dapat mengurangi risiko kelahiran bayi prematur.

Nah Bunda, sebaiknya kurangi stres dan buat diri sendiri nyaman karena menurut hasil penelitian tersebut terbukti depresi ibu hamil sebabkan bayi prematur.

Info Bumil Lainnya

Tags: Tips Ibu Hamil