5 AKTIFITAS BAYI DALAM KANDUNGAN

5 Aktifitas Bayi Dalam Kandungan – Kebanyakan janin yang ada di rahim ibu sering digambarkan sedang dalam keadaan diam dan tenang saja. Namun pada kenyataannya janin dalam kandungan tidak hanya diam saja sambil menunggu waktunya mereka untuk lahir. Banyak sekali hal yang menakjubkan yang mampu dilakukannya meskipun dia masih berada di dalam kandungan.

Mendengar adalah salah satu aktifitas luar biasa yang bisa dilakukan oleh si kecil saat berada di dalam kandungan. Apakah hanya itu saja? tentu saja tidak, karena masih banyak berbagai hal menakjubkan yang dapat dilakukan bayi saat di kandungan. Berikut 5 aktifitas bayi dalam kandungan yang merupakan fakta medis.

1. Bayi dalam kandungan merasa kaget
Dr Hari Nugroho SpOG, seorang ahli kandungan dari RSUD Dr Doetomo Surabaya menyebutkan bahwa janin dalam kandungan bisa melakukan beberapa hal tergantung dari usianya di kandungan. Saat usianya sekitar sembilan minggu, janin ternyata sudah mampu bereaksi pada suara keras yang terdengar di sekitarnya, termasuk pada saat mendengar yang suara keras atau ketika ibu hamil bersin. Dia akan merasa kaget jika usia janin dalam kandungan telah berada di atas 9 minggu. Bentuk keterkejutan dari janin dapat berupa gerakan secara langsung yaitu seketika dia akan menendang-nendang pada perut ibunya.

Perkembangan janin

Bayi dalam kandungan

2. Bayi dalam kandungan cegukan
Cegukan dapat muncul pada saat usia janin mulai memasuki trimester kedua atau trimester ketiga. Ketika bayi cegukan, ibu hamil akan merasakan bagian perutnya seperti merasa kejang. Cegukan pada janin dalam kandungan dapat dipicu kontraksi pada diafragma. Agar bayi bisa cegukan, maka dia mesti memiliki sistem saraf pusat yang lengkap.

R.Y. Langham, seorang psikolog keluarga di Capella University mengatakan bahwa sistem saraf pusat janin membuatnya dapat bernapas di dalam cairan ketub4n. Sehingga, pada saat cairan ke-tuban masuk dan keluar lewat paru-paru, diafragma janin dapat berkontraksi dengan cukup cepat dan menimbulkan cegukan.

Langham juga menambahkan bahwa hampir semua wanita akan dapat merasakan janinnya cegukan minimal sekali selama dalam masa kehamilan atau bahkan bisa lebih dari sekali. Beberapa bayi dalam kandungan juga ada yang mengalami cegukan tiap hari ataupun dalam sebuah intensitas waktu tertentu.

3. Bayi dalam kandungan merasakan jika kehadirannya ditolak
Ada beberapa ibu hamil yang menolak kehadiran bayinya dikarenakan beberapa sebab. Kondisi penolakan ibu hamil terhadap kehadiran bayinya seperti ini juga dapat dirasakan oleh janin dan bisa mempengaruhi pertumbuhannya.

Veronica Adesla, seorang Psikolog klinis mengatakan bahwa perasaan tidak nyaman akibat penolakan dari ibu nantinya akan otomatis tersambung ke otak bayi.Sehingga bayi yang ada di kandungan bisa mengetahui bahwa kehadirannya tidak diinginkan atau ditolak. Ketika lahir, bayi akan menjadi seorang individu yang inferior, tidak merasa percaya diri, memiliki rasa rendah diri dan juga tidak diharapkan serta mempunyai kendala emosi.

4. Bayi di dalam kandungan merasa stres
Stres adalah hasil dari sebuah stimulus yang sangat besar. Tidak hanya terjadi pada orang de-wasa, bayi juga juga bisa merasa stres, bahkan sejak berada di dalam kandungan ibunya. Menurut Rini Hildayani, MSi, seorang psikolog anak dan juga dosen dari Fakultas Psikologi UI, Stres ketika bayi masih berada di dalam kandungan tidak dapat dilepaskan dari stres yang dialami oleh sang ibu.

Menurut dr Rini, sudah banyak hasil penelitian yang menunjukkan bahwa semakin tinggi usia kandungan seorang ibu, maka hor-mon stres juga semakin meningkat. Perubahan hor-mon tersebut kemudian turut masuk ke dalam plasenta kemudian akhirnya dapat mempengaruhi janin.

5. Bayi dalam kandungan merasakan makanan
Sekitar bulan ke 4 kehamilan, janin dapat meneguk dan juga menghirup berbagai makanan yang dimakan oleh ibunya lewat cairan ketuban. Pada saat memasuki trimester ketiga, bayi sudah bisa merasakan apakah makanan tersebut pahit, asam,manis ataupun beraroma khas seperti berbau bawang putih.Kemampuan ini juga akan menunjukkan preferensinya kepada selera makanan tertentu. Dan dia memberikan reaksi pada apa yang dikonsumsi oleh ibunya.

itulah 5 aktifitas bayi dalam kandungan menurut kaca mata medis. Oleh sebab itu, jaga kesehatan Anda saat sedang hamil, karena secara langsung berpengaruh juga pada bayi di dalam kandungan. Jang lupa juga untuk selalu menjaga asupan 8 nutrisi sehat bagi ibu hamil agar saat waktu persalinan tiba, semuanya berjalan lancar.

Info Bumil Lainnya

Tags: Bayi Dalam Kandungan